Ada adagium (pepatah,peribahasa,amsal,pen)dalam masyarakat,jika ingin mencari islam carilah di indonesia jika ingin mencari ilmu carilah di mesir,jika igin mencari hakikat ibadah islam carilah di arab saudi.Adagium ini di nilai ada benarnya karena ternyata umat islam terbanyak di dunia saat ini berada di indonesia,bahkan kita tidak punya kelebihan yang bisa di sumbangkan, kecuali besarnya jumlah penduduk,soal ilmu pengetahuan yang dulu kita pernah menjadi guru orang-orang malaysia.namun sekarang kita yang menjadi muridnya
Rupanya ada yang salah dengan pembangunan bangsa kita,kurang lebih dua puluh satu tahun dalam rezim orde lama kita bangun lewat dealisme politik yang menggelembung kosong.kita di beri makan dalam reterotika, kemudian kurang 32 tahun pembangunan ekonomi dan mengabaikan aspek-aspek yang lain.padahal kalau kita belajar dari sejarah, semua bangsa yang maju dalam sejarah perjalanan bangsa-bangsa di dunia diawali dengan usaha pendidikan. nabi kita sendiri yang walawpun tidak hidup di zaman yang menghargai ilmu namun dengan jelas mengatakan''siapa yang menginginkan dunia dengan ilmu, siapa yang menginginkan akhirat dengan ilmu, siapa yang menginginkan kedua-duanya dengan ilmu maka carilah ilmu walawpun kenegeri cina.''
Yang lebih mengecewakan,orang belajar tentang islam(sekarang ini) tidak lagi kenegara-negara yang berpenduduk islam, melainkan ke negara-negara yang berbeda agama, orang orang barat memindahkan sumberpusat ilmu ke islaman dari timur tengah ke negeri mereka, mendatangkan para ilmuan muslim ke negerinya, mengumpulkan semua referensi tentang islam, menyediakan dana yang cukup besar untuk penelitian tentang keislaman, menyediakan fasilitas yang baik memberikan pelayanan yang baik buat siapa saja yang ingin belajar,meneliti serta mengembangkan hal-hal yang berhubungan dengan ke islaman. maka wajar saja jika pengembangan dan keilmuan negara barat sangat pesat kala itu, tidak lain karena mereka memiliki siasat dan strategi bagaimana agar mereka menguasai perkembangan ilmu pada saat itu, namun hal ini sangat kontradiktif dengan negara islam pada masa sekarang, khususnya negara kita yang sangat kita cintai ini.
bercermin dari fenomena inilah seharusnya perguruan tinggi islam di bangun dan di jaga mutunya untuk menjadikan dirinya sebagai pusat ilmu pengetahuan islam yang mampu melahirkan sarjana-sarjana islam yang menjadi pengabdi kepada masyarakat dan memiliki keterampilan untuk mengaplikasikan konsep-konsep pembangunan yang di perlukan oleh masyarakat dan dunia islam karena pada hakikatnya perguruan tinggi mereupakan suatu wadah ilmu bagi para generasi bangsa.wa Allahu A'lam !
dunia pesantren
mungkin banyak orang yang masih belum mengerti bagaimana kehidupan didalam pesantren yang penuh dengan aktifitas-aktifitas agamis yang harus dijalani oleh semua penghuni di dalam sebuah pesantren, namun tidak menutup kemungkinan lembaga-lembaga pesantren pagi ini sudah mengajarkan kepada para santrinya materi-materi yang berbasiskan tekhnologi yang dibutuhkan dunia pada sa'at seperti sekarang ini, buktinya sekarang banyak para alumni-alumni pondok pesantren yang menjadi pembesar-pembesar negara kita seperti,kh abdurrahman wahid,hamzahas dll. Itu berarti pondok pesantren adalah lembaga pendidikan yang tepat yang untuk anak bangsa hari ini yang tidak hanya mengajarkan teoritis tapi juga disertai praktis yang akan memjadikan para santrinya memiliki wawasan yang luas namun didasari dengan iman yang haqiqi
pesantren modern
Pesantren modern adalah lembaga yang tidak hanya mengajarkan materi-materi agama kepada para santrinya tetapi pesantren modern sudah membekali para santrinya dengan ilmu-ilmu dan tekhnologi praktis yang dibutuhkan dunia saat ini sehingga para santrinya siap menghadapi tantangan nyata dunia pagi ini
Langganan:
Komentar (Atom)
